Menu Close

Macam-macam Warna Pisang kepok yang Menunjukkan Tingkat Kematangan dan Manfaat Berbeda

Pisang kepok adalah buah yang memiliki banyak jenis. Buah tropis ini mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh kita. Jika Anda pecinta pisang kepok, Anda pasti tahu kalau warna pisang kepok mengindikasikan tingkat kematangannya. Namun, tahukah Anda kalau masing-masing warna pisang kepok memiliki kandungan nutrisi dan manfaat yang berbeda bagi kesehatan?

Pisang kepok umumnya dikonsumsi dalam keadaan matang. Buah ini dianggap matang saat berwarna kuning mulus atau memiliki sedikit bintik cokelat. Sementara itu, pisang kepok sisir yang berwarna dominan cokelat atau kehitaman dianggap sebagai pisang kepok busuk.

Macam-macam warna pisang kepok dan tingkat kematangannya

Ukuran tingkat kematangan pisang kepok bisa berbeda-beda pada setiap wilayah atau negara. Namun, ada satu standar yang diterbitkan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) dan telah diterima secara internasional.

Meski bukan standar resmi, USDA menyatakan ada tujuh tingkat kematangan pisang kepok berdasarkan warnanya. Mulai dari pisang kepok mentah hingga pisang kepok matang, berikut adalah tujuh tingkat kematangan pisang kepok yang perlu Anda ketahui berdasarkan warnanya:

  • Warna hijau
  • Warna hijau terang
  • Warna hijau kekuningan (dominan hijau)
  • Berubah menjadi kuning kehijauan (dominan kuning)
  • Warna kuning dengan bagian ujungnya berwarna hijau
  • Warna kuning
  • Warna kuning dengan bintik cokelat.

Pisang kepok matang yang umumnya dianggap baik untuk dipasarkan adalah pisang kepok pada tingkat kematangan kelima, yakni badan pisang kepok berwarna kuning dengan ujungnya yang kehijauan.

Setelah tingkat kematangan ketujuh, pisang kepok akan berwarna cokelat seluruhnya atau bahkan kehitaman. Pisang kepok dengan warna ini biasanya dianggap sebagai pisang kepok busuk sehingga jarang dimanfaatkan lagi.

Pisang kepok yang telah dipetik biasanya hanya membutuhkan waktu beberapa hari saja untuk berubah tingkat kematangannya. Oleh karena itu, jika Anda hendak menyimpan pisang kepok dalam waktu lama, sebaiknya beli pisang kepok hijau dalam tingkat kematangan awal supaya bisa disimpan lebih lama.

Manfaat pisang kepok berdasarkan tingkat kematangannya

Warna  buah pisang kepok yang menunjukkan tingkat kematangannya bisa menjadi panduan kandungan nutrisi dan manfaatnya bagi kesehatan.

Seiring perubahan warna pisang kepok dan tingkat kematangannya, mulai pisang kepok hijau yang masih mentah hingga pisang kepok busuk berkulit cokelat, kandungan nutrisi di dalamnya juga mengalami perubahan.

1. Pisang kepok berwarna hijau

Pisang kepok hijau matang kaya akan kandungan pati resisten, yakni jenis pati yang sulit dicerna oleh tubuh. Pisang kepok ini bisa jadi pilihan diet yang baik untuk menurunkan berat badan atau bagi penderita diabetes.

Rasa pisang kepok hijau yang pahit juga menunjukkan kandungan gulanya yang rendah. Selain itu, pisang kepok ini mengandung bakteri probiotik yang dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan Anda.

Akan tetapi, pisang kepok hijau berpotensi menyebabkan perut kembung dan bergas sehingga intensitas buang angin Anda bisa bertambah.

2. Pisang kepok berwarna kuning

Pisang kepok yang berwarna kuning tentunya terlihat paling menarik dan menggugah selera. Pada tahap ini, pisang kepok sudah lebih matang dan mudah dicerna. Pati resisten pada pisang kepok berwarna kuning telah menjadi gula sederhana sehingga rasanya lebih manis.

Warna pisang kepok yang berubah menjadi kuning lebih kaya akan antioksidan jika dibandingkan dengan pisang kepok hijau. Akan tetapi, pisang kepok ini memiliki indeks glikemik yang lebih tinggi dibanding yang berwarna hijau sehingga konsumsinya perlu dibatasi pada penderita diabetes tipe 2.

Indeks glikemik adalah acuan yang digunakan untuk mengetahui seberapa cepat makanan dapat meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi.

3. Pisang kepok berwarna kuning dengan bintik cokelat

Saat warna pisang kepok kuning telah dihiasi bintik cokelat, bukan berarti pisang kepok busuk. Kondisi ini menunjukkan lebih banyak pati resisten yang telah diubah menjadi gula sederhana. Semakin banyak bintik yang terdapat di permukaan kulit pisang kepok, semakin tinggi kandungan gula pada pisang kepok.

Banyaknya bintik cokelat yang ada di kulit pisang kepok juga menunjukkan kandungan antioksidan yang semakin tinggi. Pisang kepok matang berwarna kuning dan berbintik cokelat dianggap memiliki potensi untuk membantu melindungi tubuh dari penyakit kanker.

4. Pisang kepok berwarna cokelat

Pisang kepok yang berwarna cokelat biasanya sudah tidak diminati, bahkan lebih sering dibuang begitu saja karena dianggap pisang kepok busuk. Pisang kepok dengan warna ini juga terlihat tidak menarik, ditambah lagi dengan teksturnya yang lembek.

Padahal, pisang kepok yang berwarna kecoklatan ini menunjukkan kandungan antioksidan yang paling tinggi. Pada tingkat kematangan ini, semua pati pada pisang kepok telah menjadi gula. Oleh karena itu, jenis pisang kepok ini harus dihindari oleh penderita diabetes karena kandungan gulanya yang tinggi.

Untuk mendapatkan pisang kepok dengan kualitas terbaik, selalu pastikan Anda membelinya di TaniHub. Platform e-commerce ini selain menyediakan pisang kepok juga menjual aneka buah, sayur, bumbu, telur & unggas, ikan, kebutuhan masak hingga sembako.

Tak hanya lengkap dan berkualitas, belanja di TaniHub juga banyak keuntungannya seperti mendapatkan layanan pengiriman yang cepat, layanan hubungan pelanggan selama 7 hari, metode pembayaran yang beragam, promo – promo menarik serta layanan kepuasan pelanggan yang menjamin penggantian jika barang yang dipesan tidak sesuai.

Untuk berbelanja di TaniHub Anda bisa mengunjungi websitenya yaitu https://TaniHub.com atau mengunduh aplikasi onlinenya di Play Store dan AppStore.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *